KKL SEAMEO

Hari/Tanggal: Selasa 24 Mei 2022

Tempat: SEAMEO QITEP IN LANGUAGE JAKARTA SELATAN

Judu seminar :Mengembangkan HOTS dalam pembelajaran Bahasa 



Pada selasa 24 mei 2022 kami para peserta KKL IAIN PEKALONGAN melakukan kunjungan ke SEAMEO QITEP IN LANGUAGE, yaitu sebuah lembaga atau organisasi Menteri Menteri pendidikan se Asia tenggara, yang tidak hanya dibidang bahasa tetapi ada matematika,sains dan budaya serta yang lain, SEAMEO QITEP IN LANGUAGE adalah salah satu bagian dari SEAMEO yang berfokus pada pengembangan kualitas para guru Bahasa sebagai penutur Asing yang kegiatannya meliputi Seminar,pelatihan dan sebagainya.


Pada seminar tersebut para pemateri menjabarkan tentang profil SEAMEO secara umum dan SEAQIL secara khusus dikarenakan tempat kunjungan tersebut adalah divisi yang menangani pengembangan pembelajaran Bahasa. 


A. PELATIHAN METODOLOGI PENGAJARAN

BAHASA BERORIENTASI HIGHER ORDER 

THINKING SKILLS (HOTS)


Deputi Direktur Program SEAMEO QITEP IN LANGUAGE Esra Nelvi Siagian, M.M., M.Ed. memaparkan materi dengan topik Pengajaran bahasa berorientasi pada HOTS yang merupakan akronim dari Higher Order Thinking Skills, sebuah kemampuan berfikir tingkat tinggi dengan melakukan analisis,mengingat,memahami serta dapat mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan, selain itu pembelajaran HOTS pada abad ke 21 harus bisa berifikir kritis yang mampu mengevaluasi,memberikan alasan,mampu membuat keputusan dengan benar,kemampuan memecahkan masalah dan mampu berkreasi apalagi Generasi Z suka belajar menggunakan media digital daripada teacher center atau ceramah, Generasi Z dalam belajar menggunakan platforn seperti materi yang berbentuk video,e book, website dan menggunakan Topik tren masa kini sebagai materi pembelajaran, walaupun tidak semua suka dengan salah satu plaform digital seperti e book, beberapa ada yang masih lebih nyaman mempunyai media cetak daripada e book. 


Seseorang pengajar berorientasi HOTS harus bisa berkomunikasi,mudah beradaptasi mempunyai kecakapan seperti inisiatif,produktif,mempunyai jiwa kepemimpinan serta bertanggung jawab yang tentunya dibarengi dengan kecakapan menerapkan teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) terkini yang berbasis Digital. Hal ini dilakukan untuk membantu para pengajar mengembangkan kemampuan berfikir kritis dan kemampuan berfikir kognitif tingkat tinggi dalam diri siswa.


Pemateri juga menyampaikan Taksonomi blooms yaitu dimensi proses berfikir(cognitive) dan dimensi pengetahuan (Knowledge). Pada dimensi proses berfikir ada tingkatan kemampuan mulai dari memahami,mengingat dan mengaplikasikan, selanjutnya dimensi yang lebih tinggi kemampuan menganalisi,evaluasi serta mengkreasikan atau mencipta. 

Pada dimensi pengetahuan(knowledge) dijabarkan beberapa point seperti pengetahuan faktual yaitu pengetahuan yang mendalami terminologi dan detail yang spesifik. Selanjutnya konseptual yang merupakan pengetahuan tentang prinsip,kategori,teori dan struktur dan model. Ketiga pengetahuan prosedural yang berkaitan dengan metode,alur,serta pengaturan waktu yang tepat.

Terakhir yaitu metakognitif pengetahuan strategis seperti tugas kognitif dan pengetahuan tentang diri sendiri.



B. STRATEGI BERTANYA 

 Pemateri menyampaikan jenis pertanyaan yaitu pertanyaan display yang merupakan pertanyaan umum yang jawabannya bisa didapatkan dari memahami,mengingat dan mengaplikasikan. Yang kedua yaitu pertanyaan referensial yang didapatkan dari pendapat,pengalaman dari setiap siswa. Selain itu pemateri menyampaikan teknik bertanya :


Pertanyaan harus singkat, padat, dan jelas.

 Pertanyaan dapat dipahami dan menarik perhatian siswa.

 Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan dan menjawab pertanyaan dari guru.

 Pertanyaan sebaiknya bersifat terbuka, tidak ditujukan langsung ke siswa tertentu.

Panggil siswa secara acak

Berikan waktu tunggu (3-10 detik) untuk membiarkan siswa memikirkan jawabannya.

Berikan pertanyaan lanjutan untuk mengelaborasi jawaban siswa.

Lakukan kontak mata dan respons jawaban siswa.

Berikan penghargaan, tetapi jangan selalu menilai benar/salah atas jawaban siswa.

Berikan kesempatan bagi siswa untuk bertanya.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini